Identitas
|
|
|
Nama Guru | : | Pipit Safittri, S. Kom |
Mata Pelajaran | : | Informatika/TIK |
Hari/Tanggal | : | Senin, 21 September 2026 |
Fase/Kelas | : | D/7B dan 7D |
Judul Materi | : | Pengolahan Data |
Pertemuan Ke- | : | 8 |
Capaian Pembelajaran | : | Pada Akhir Fase D, peserta didik mampu mengidentifikasi tentang Data |
Tujuan Pembelajaran | : | 1. Peserta didik dapat mengidentifikasi data. |
Mindfull (Berkesadaran) | : | Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi data. |
Meaningfull (Bermakna) | : | Peserta didik dapat mengidentifikasi data, interpretasi data dan analisis data |
Joyfull (Menyenangkan) |
| Peserta didik dapat mengekpresikan pemahamannya secara mandiri, kreatif dan menyenangkan mengenai data. |
Alur Tujuan Pembelajaran |
|
|
Mengetahui cara membuat Table Data (Fase Awal) |
: |
Pada tahap ini, peserta didik diarahkan untuk mengidentifikasi data. |
Mencoba membuat Table Data (Fase Inti) | : | Peserta didik mulai dilatih untuk mengumpulkan data. |
Tahap 3 : Kreasi Table Data | : | Tahap akhir menguji pemahaman peserta didik melalui pembuatan data berupa lembar kerja |
MATERI
Data berasal dari bahasa latin yaitu datum = fakta. Pengertian data adalah keterangan yang benar dan nyata yang dapat dikumpulkan dan dijadikan dasar kajian (analisis atau kesimpulan). Data disimpan dalam bentuk yang dapat diproses oleh komputer seperti : teks, angka, gambar, grafis, suara (audio/video).
Ada 2 (dua) sifat utama dari data , yaitu :
· Data Kualitatif : Data yang mendeskripsikan suatu keadaan (misal: warna, opini).
· Data Kuantitatif : Data yang berbentuk angka (numerik) dan bisa dihitung (misal: nilai ujian, tinggi badan).
Data dapat direkam atau di-input, disimpan, dan ditampilkan. Beberapa contoh peralatan sehari-hari yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data, misalnya :
a. Kamera
Kamera adalah perangkat optik yang berfungsi untuk menangkap, merekam, dan menyimpan gambar maupun video.
b. CCTV
CCTV adalah singkatan dari Closed-Circuit Television (Televisi Sirkuit Tertutup). CCTV adalah kamera yang dipasang untuk merekam video. CCTV ini mengumpulkan data terus-menerus dan diam-diam disimpan.
c
1.1 Analisis Data
Apa yang Dimaksud dengan Analisis Data? Secara sederhana, analisis data adalah proses pengumpulan dan penyusunan data untuk menarik kesimpulan yang berguna dari data tersebut. Proses analisis data menggunakan penalaran yang runtut, masuk akal, dan logis. Tujuan utama dari analisis data ialah untuk menginterpretasi, yaitu menemukan makna dalam data sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat digunakan untuk mengambil keputusan yang tepat. Proses menganalisis data mencakup mencari pola, kesamaan, perbedaan, kecenderungan (tren), atau hubungan lainnya, serta memikirkan tentang makna dari pola-pola ini. Seseorang menggunakan data untuk menyoroti atau mengusulkan hubungan sebab-akibat dan memprediksi hasil. Menyimpulkan atau memprediksi berdasarkan data tidak selalu menghasilkan sesuatu yang akurat. Untuk mendapatkan kesimpulan yang akurat, data harus relevan (ada hubungannya) dan jumlahnya mencukupi. Contohnya, menggunakan data warna mata untuk menyimpulkan usia seseorang tidak relevan karena warna mata tidak ada hubungannya dengan usia seseorang. Contoh dari jumlah data yang tidak mencukupi ialah memprediksi hasil pemilu Indonesia yang penduduknya lebih dari 278 juta dengan hanya memilih beberapa orang saja.
1.2 Interpretasi Data
1.3 Pentingnya Analisis Data
Mengapa Perlu Analisis Data? Menganalisis dan menginterpretasi data diperlukan untuk menyimpulkan atau mengambil keputusan. Kamu dapat mengambil kesimpulan dengan baik berdasarkan data. Misalnya, untuk menentukan pakaian hangat atau dingin, akan lebih akurat jika kamu mempunyai data temperatur ruangan daripada hanya dengan perasaan.
Kegiatan Apa yang akan Kamu Lakukan terkait Analisis Data? Kamu akan belajar untuk entry (merekam, menginput, memasukkan) data hasil pengamatan format yang dapat diproses oleh komputer. Proses ini dapat dilakukan secara manual atau memakai aplikasi lembar kerja. Kalau datanya banyak, tentunya lebih mudah jika memakai aplikasi lembar kerja. Selanjutnya, data tersebut kamu olah untuk mendapatkan beberapa besaran statistik, kemudian kamu analisis untuk menarik kesimpulan. Pada materi Analisis Data ini, kamu akan mempelajari bagaimana mengolah data menggunakan salah satu aplikasi lembar kerja. Selain memanfaatkan aplikasi komputer, kamu juga akan mempelajari pengolahan data menggunakan kertas dan alat tulis saja. Kamu akan menggunakan data sederhana seperti data kegemaran olahraga sebagai contoh data untuk pengolahan data dengan aplikasi lembar kerja.
ASESMEN
Tugas/Latihan Soal Essay
Jawablah pertanyaan berikut ini dengan benar dan tepat!
KLIK UNTUK MENGERJAKAN POST TEST INFORMATIKA
KESIMPULAN MATERI
Data berasal dari bahasa latin yaitu datum = fakta. Pengertian data adalah keterangan yang benar dan nyata yang dapat dikumpulkan dan dijadikan dasar kajian (analisis atau kesimpulan). Data disimpan dalam bentuk yang dapat diproses oleh komputer seperti : teks, angka, gambar, grafis, suara (audio/video). Ada 2 (dua) sifat utama dari data , yaitu :
· Data Kualitatif : Data yang mendeskripsikan suatu keadaan (misal: warna, opini).
· Data Kuantitatif : Data yang berbentuk angka (numerik) dan bisa dihitung (misal: nilai ujian, tinggi badan).
Data dapat direkam atau di-input, disimpan, dan ditampilkan. Contoh alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah :
1. Kamera
2. CCTV
3. Smartwatch
KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN
1) Kompetensi yang Sudah Dikuasai dan yang Perlu Ditingkatkan
Kompetensi yang Sudah Dikuasai: Peserta didik secara umum telah menunjukkan disiplin dan tanggung jawab yang baik dalam mengikuti evaluasi akhir. Mereka mampu memanfaatkan platform digital/blog pembelajaran dengan baik untuk melaporkan kehadiran (presensi) secara mandiri setelah menyelesaikan post-test. Sebagian besar siswa dari kelas 7B, 7C, dan 7D sudah tanggap dalam berkomunikasi secara daring dengan guru.
Kompetensi yang Perlu Ditingkatkan: Kompetensi dalam hal manajemen waktu dan ketepatan waktu (time management) masih perlu ditingkatkan. Beberapa peserta didik terpantau melakukan presensi cukup larut malam atau mengakui adanya keterlambatan (misalnya presensi di atas pukul 20.00 WIB). Selain itu, literasi digital dalam hal ketelitian pengisian data/komentar perlu diperhatikan agar tidak terjadi duplikasi input (seperti kasus komentar yang dihapus atau melakukan presensi ganda).
2) Kesimpulan Tingkat Pemahaman Konsep, Hafalan, Analisis, hingga Evaluasi Materi Pelajaran
Pemahaman Konsep & Hafalan: Melalui instrumen post-test Informatika ini, tingkat hafalan siswa terhadap istilah dasar informatika dan pemahaman konsep awal (seperti perangkat keras, perangkat lunak, atau dasar berpikir komputasional) berada pada kategori Sangat Baik. Hal ini terlihat dari kesiapan mereka menyelesaikan ujian secara mandiri.
Analisis & Evaluasi: Pada tingkat kognitif yang lebih tinggi, kemampuan analisis siswa dalam memecahkan masalah logika informatika menunjukkan variasi yang cukup beragam. Berdasarkan hasil lembar jawaban post-test, sebagian besar siswa sudah mampu menganalisis fungsi teknologi, namun kemampuan mengevaluasi atau mendiagnosis studi kasus yang kompleks masih memerlukan bimbingan lebih lanjut serta latihan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS).
3) Pengamatan Selama Proses Pembelajaran Berlangsung di Kelas
Selama proses pembelajaran dan pelaksanaan post-test berlangsung, suasana kelas digital terpantau aktif dan kondusif. Peserta didik menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menyelesaikan tantangan ujian. Interaksi antara guru dan siswa terjalin secara hangat dan santun, yang terlihat dari cara siswa menyapa guru secara personal di kolom komentar (seperti penggunaan sapaan "hadirr ibuuu hhee", "hadirr miss", atau secara jujur meminta maaf saat terlambat). Meskipun pembelajaran dilakukan atau diakhiri di luar jam sekolah formal (mengingat linimasa komentar berada pada rentang sore hingga malam hari), komitmen belajar mandiri siswa tetap terjaga dengan baik.



