
Identitas | | |
Nama Guru | : | Pipit Safittri, S. Kom |
Mata Pelajaran | : | Informatika/TIK |
Hari/Tanggal | : | Senin, 02 November 2026 |
Fase/Kelas | : | D/7B dan 7D |
Judul Materi | : | Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi |
Pertemuan Ke-
| : | 14
|
Capaian Pembelajaran | : | Pada Akhir Fase D, peserta didik mampu mengidentifikasi tentang teknologi informasi dan komunikasi |
Tujuan Pembelajaran | : | 1. Peserta didik dapat mengidentifikasi tentang peranan teknologi informasi dan komunikasi |
Mindfull (Berkesadaran) | : | Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi peranan teknologi informasi dan komunikasi |
Meaningfull (Bermakna) | : | Peserta didik dapat mengidentifikasi tentang peranan teknologi informasi dan komunikasi dengan baik |
Joyfull (Menyenangkan) | | Peserta didik dapat mengekpresikan pemahamannya secara mandiri, kreatif dan menyenangkan mengenai peranan teknologi informasi dan komunikasi |
Alur Tujuan Pembelajaran | | |
Mengidentifikasi (Fase Awal) | : | Pada tahap ini, peserta didik diarahkan untuk mengidentifikasi peranan teknologi informasi dan komunikasi |
Mencoba memberikan contoh (Fase Inti) | : | Peserta didik mulai dilatih untuk memberikan contoh peranan teknologi informasi dan komunikasi |
Tahap 3 | : | Tahap akhir menguji pemahaman peserta didik melalui penugasan tentang peranan teknologi informasi dan komunikasi
|
MATERI
Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi di berbagai Bidang Kehidupan
Peranan teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupan manusia adalah sebagai berikut.
1. Di Bidang Pendidikan dan Pembelajaran
Sumber : https://itb.ac.id/berita/analisis-beban-mental-penggunaan-sistem-pembelajaran-secara-e-learning/57469
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memiliki peranan besar dalam dunia pendidikan dan pembelajaran. Kemajuan Teknologi informasi dan komunikasi telah memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning). Melalui E-Learning ini interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dapat dilakukan melalui hubungan tatap muka di kelas, tetapi dapat dilakukan di luar kelas dengan menggunakan media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dan jejaring sosial lainnya. Teknologi informasi dan komunikasi juga memungkinkan guru memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa.
2. Di Bidang Kedokteran dan Kesehatan

Teknologi informasi dan komunikasi sangat berperan dalam kehidupan bidang kedokteran dan kesehatan. Komputer digunakan untuk mendiagnosis penyakit, menemukan obat yang tepat, serta menganalisis organ tubuh manusia bagian dalam yang sulit dilihat.
Peran Teknologi informasi di bidang kedokteran dan kesehatan antara lain :
1. Sistem Computerized Axial Tomography (CAT) berguna untuk menggambar struktur bagian otak.
2. X-Ray digunakan untuk mengambil gambar organ tubuh yang tidak bergerak. X-Ray juga digunakan untuk mengevaluasi dinding paru-paru, jantung dan dada, dapat digunakan untuk membantu mendiagnosis sesak napas, batuk terus-menerus, demam, nyeri dada atau luka. Manfaat lainnya yaitu membantu mendiagnosa dan memantau pengobatan untuk berbagai kondisi paru-paru seperti pneumonia, emfisema dan kanker. X-Ray sangat berguna dalam diagnosis dan pengobatan darurat.
3. Sistem Dynamic Spatial Reconstructor (DSR) digunakan untuk mengambi gambar organ tubuh yang bergerak, untuk melihat gambar dari berbagai sudut organ tubuh.
3. Di Bidang Bisnis
Sumber : https://rectmedia.com/10-cara-simpel-agar-online-shop-anda-lebih-menarik-dan-menonjol/
Dewasa ini, kemajuan Teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pelaku bisnis untuk menerapkan sistem perdagangan secara elektronik (E-commerce). E-commerce merupakan perdagangan dengan menggunakan jaringan komunikasi internet. E-Commerce ini dapat berupa penjualan barang dagang secara online melalui internet, penawaran jasa dan sebagainya. Jadi, melalui E-Commerce ini kamu dapat membeli buku pelajaran, mainan, hingga makanan kesukaanmu lewat internet tanpa harus meninggalkan rumah. Contoh situs E-commerce antara lain Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli, Shopee, dan lain sebagainya.
4. Di Bidang Perbankan
Sumber : https://www.kai.or.id/berita/hiburan/22464/cara-amankan-m-banking-ketika-kehilangan-hp.html
Perkembangan TIK telah membawa bisnis perbankan mengalami kemajuan pesat, terutama dalam sistem pelayanan kepada mayarakat (nasabah). Interaksi antara perbankan dengan masyarakat (nasabah) pun semakin mudah dilakukan. Adanya layanan internet banking (M-banking) dan SMS (Short Message Service) banking dalam bisnis perbankan dewasa ini menunjukkan betapa kuatnya peranan TIK dalam bisnis tesebut. Internet banking merupakan layanan perbankan yang dilakukan internet.
Layanan internet banking (M-banking) memungkinkan nasabah suatu bank melakukan transaksi perbankan lewat internet, maupun lewat Handpone yang terkoneksi ke internet. Nasabah cukup masuk situs web yang disediaan oleh bank dan kemudian melakukan transaksi yang diinginkan, apabila menggunakan Handphone dengan cara mendownload aplikasi perbankan yang ada di internet. Transaksi-transaksi yang dapat dilakukan antara lain pengecekan saldo, transfer uang dan pembayaran tagihan-tagihan. Selain itu, pihak bank juga menyediakan fasilitas mesin ATM (Automatic Teller Machine atau Automated Teller Machine) bagi nasabah untuk transaksi penarikan atau penyetoran uang. SMS Banking adalah layanan dari bank yang dilakukan dengan menggunakan SMS. Transaksi-transaksi yang dapat dilakukan dengan menggunakan SMS banking antara lain pengecekan saldo, transfer uang dan pembayaran tagihan.
5. Di Bidang Pemerintahan
Sumber : https://www.instagram.com/p/DP1-d56k-ML/
Peranan TIK telah membantu pemerintah untuk mengembangkan cara baru dalam pemberian layanan kepada masyarakat (publik). Layanan pemerintah dalam bentuk elektronis ini dikenal dengan istilah E-Government. E-government ini dapat diimplementasikan dalam berbagai cara. Contohnya antara lain, penyediaan sumber informasi khususnya informasi yang sering dicari oleh masyaraat. Informasi ini dapat diperoleh langsung dari tempat kantor pemerintahan, dari kios info ataupun dari internet (yang dapat diakses oleh masyarakat dimanapun dia berada).
E-Government ini membawa banyak manfaat, antara lain sebagai berikut:
1. Memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari di kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
2. Meningkatkan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi), maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan rasa saling curiga dan kesalahan dari semua pihak.
3. Memberdayakan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah (jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya) yang ditampilkan secara online. Data-data itu dapat digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang cocok untuk anaknya.
4. Pelaksanaan pemerintahan menjadi lebih efesien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conferencing. Bagi Indnesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam.
ALAT PERAGA
- Modul Informatika
- Perangkat Komputer
- Internet
ASESMEN
- Sebutkan peranan TIK yang kalian ketahui di bidang bisnis ?
KESIMPULAN MATERI
Peranan teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupan manusia adalah sebagai berikut.
1. Di Bidang Pendidikan dan Pembelajaran
Kemajuan Teknologi informasi dan komunikasi telah memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning).
2. Di Bidang Kedokteran dan Kesehatan
Peran Teknologi informasi di bidang kedokteran dan kesehatan antara lain :
1. Sistem Computerized Axial Tomography (CAT) berguna untuk menggambar struktur bagian otak.
2. X-Ray digunakan untuk mengambil gambar organ tubuh yang tidak bergerak. X-Ray juga digunakan untuk mengevaluasi dinding paru-paru, jantung dan dada, dapat digunakan untuk membantu mendiagnosis sesak napas, batuk terus-menerus, demam, nyeri dada atau luka. Manfaat lainnya yaitu membantu mendiagnosa dan memantau pengobatan untuk berbagai kondisi paru-paru seperti pneumonia, emfisema dan kanker. X-Ray sangat berguna dalam diagnosis dan pengobatan darurat.
3. Sistem Dynamic Spatial Reconstructor (DSR) digunakan untuk mengambi gambar organ tubuh yang bergerak, untuk melihat gambar dari berbagai sudut organ tubuh.
3. Di Bidang Bisnis
Dewasa ini, kemajuan Teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pelaku bisnis untuk menerapkan sistem perdagangan secara elektronik (E-commerce). Contoh situs E-commerce antara lain Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli, Shopee, dan lain sebagainya.
4. Di Bidang Perbankan
Adanya layanan internet banking (M-banking) dan SMS (Short Message Service) banking dalam bisnis perbankan dewasa ini menunjukkan betapa kuatnya peranan TIK dalam bisnis tesebut. Internet banking merupakan layanan perbankan yang dilakukan internet.
5. Di Bidang Pemerintahan
Layanan pemerintah dalam bentuk elektronis ini dikenal dengan istilah E-Government. E-government ini dapat diimplementasikan dalam berbagai cara.
E-Government ini membawa banyak manfaat, antara lain sebagai berikut:
1. Memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari di kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
2. Meningkatkan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi), maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan rasa saling curiga dan kesalahan dari semua pihak.
3. Memberdayakan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah (jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya) yang ditampilkan secara online. Data-data itu dapat digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang cocok untuk anaknya.
4. Pelaksanaan pemerintahan menjadi lebih efesien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conferencing. Bagi Indnesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam.
KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN
Materi Pelajaran: Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Berbagai Bidang Kehidupan (Pendidikan & Kesehatan)
1) Kompetensi yang Sudah Dikuasai dan yang Perlu Ditingkatkan
Secara umum, peserta didik telah menguasai kompetensi dalam mengidentifikasi peranan dasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada sistem pembelajaran jarak jauh (E-Learning) serta pengenalan alat-alat medis berbasis komputer. Peserta didik mampu menyebutkan media komunikasi penunjang pembelajaran dan fungsi dasar dari perangkat teknologi seperti CAT Scan dan X-Ray. Namun, kompetensi yang masih perlu ditingkatkan adalah kemampuan peserta didik dalam menjelaskan secara detail mekanisme kerja atau korelasi logis antara diagnosis teknologi kesehatan dengan penanganan medis yang tepat, serta pemahaman mendalam mengenai batasan dan etika pemanfaatan TIK agar tidak terjadi ketergantungan yang berlebihan.
2) Kesimpulan Tingkat Pemahaman Konsep, Hafalan, Analisis, hingga Evaluasi Materi Pelajaran
- Hafalan: Pada tingkat ini, peserta didik menunjukkan performa yang sangat baik. Mereka mampu menghafal kepanjangan dari istilah teknis seperti CAT (Computerized Axial Tomography) serta mengingat jenis-jenis penyakit atau organ yang dapat dipantau menggunakan X-Ray (paru-paru, jantung, dada).
- Pemahaman Konsep: Peserta didik sudah memahami konsep dasar bahwa TIK bertindak sebagai jembatan efisiensi. Mereka paham bahwa E-Learning meruntuhkan batasan ruang kelas konvensional melalui media internet, komputer, dan jejaring sosial.
- Analisis: Kemampuan analisis peserta didik berada pada kategori cukup menuju baik. Mereka mulai mampu membedakan karakteristik fungsi antara sistem CAT yang berfokus pada struktur otak dan X-Ray yang spesifik untuk mengambil gambar organ tubuh tidak bergerak (statis).
- Evaluasi: Pada tahap evaluasi, sebagian besar peserta didik mampu menilai bahwa integrasi TIK di bidang kedokteran sangat krusial untuk meminimalkan kesalahan diagnosis medis dan mempercepat penemuan obat, serta menyimpulkan bahwa layanan pendidikan masa kini tidak lagi terbatas oleh kehadiran fisik guru secara langsung.
3) Pengamatan Selama Proses Pembelajaran Berlangsung di Kelas
Selama proses pembelajaran berlangsung di kelas 7B dan kelas 7D, peserta didik menunjukkan antusiasme yang tinggi, terutama saat berdiskusi mengenai pengalaman pribadi mereka menggunakan media sosial dan internet untuk belajar di luar sekolah. Dalam aktivitas kelompok, interaksi aktif terlihat ketika mereka mencoba menganalisis visualisasi gambar hasil X-Ray dan CAT Scan. Meskipun demikian, fokus beberapa peserta didik sempat teralih saat pembahasan memasuki istilah-istilah medis yang kompleks. Guru perlu memberikan penguatan berkala dan menggunakan analogi yang lebih dekat dengan keseharian mereka agar keterlibatan aktif di dalam kelas tetap terjaga secara konsisten dari awal hingga akhir sesi.