Blogger Widgets
Informatics Engineering By Snow White

Kamis, 24 September 2026

FORMAT DATA PADA EXCEL

Identitas

 

 

 

Nama Guru

:

Pipit Safittri, S. Kom

Mata Pelajaran

:

Informatika/TIK

Hari/Tanggal

:

Kamis, 24 September 2026

Fase/Kelas

:

D/8A dan 8B

Judul Materi

:

Format Data pada Excel

Pertemuan Ke-

:

9

 

Capaian Pembelajaran

:

Pada Akhir Fase D, peserta didik mampu memahami format data pada Excel

 

Tujuan Pembelajaran

:

1.     Peserta didik dapat mengetahui format data pada Aplikasi Pengolah Lembar Kerja (Microsoft Excel).


 

Mindfull (Berkesadaran)

:

Peserta didik dapat secara sadar mengetahui format data pada Aplikasi Pengolah Lembar Kerja (Microsoft Excel).


Meaningfull (Bermakna)

:

Peserta didik dapat ­mencoba menggunakan format data pada Aplikasi Pengolah Lembar Kerja (Microsoft Excel).

 

Joyfull (Menyenangkan)

 

Peserta didik dapat mengekpresikan pemahamannya secara mandiri, kreatif dan menyenangkan mengenai penggunaan format data pada Aplikasi Pengolah Lembar Kerja (Microsoft Excel).


 

 

Alur Tujuan Pembelajaran

 

 

 

Mengetahui Format Data (Fase Awal)

 

:

 

Pada tahap ini, peserta didik diarahkan untuk mengetahui format data pada Aplikasi Pengolah Lembar Kerja (Microsoft Excel).

Mencoba format data (Fase Inti)

:

Peserta didik mulai dilatih untuk mencoba format data pada Aplikasi Pengolah Lembar Kerja (Microsoft Excel). 


Tahap 3 : Menggunakan format data

:

Tahap akhir menguji pemahaman peserta didik melalui praktikum menggunakan format data pada Aplikasi Pengolah Lembar Kerja (Microsoft Excel).


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Sebelum kita mengetahui dan membuat Table Data, mari kita renungkan tiga sifat agung Allah SWT:

Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk akal pikiran manusia.

Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.

Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan ilmu pengetahuan, teknologi dan kemampuan kerja manusia, diantaranya dalam mengoperasikan perangkat komputer.


FORMAT DATA



MENGATUR FORMAT DATA

Untuk mengatur format angka perlu diketahui terlebih dahulu jenis data yang terdapat pada Microsoft Excel. Jenis data yang dapat dimasukkan ke dalam cell di sheet atau lembar kerja yaitu.

1. Data Teks (Label)

Data ini terdiri atas kumpulan huruf. Data teksdapat dimasukkan bilangan, namun harus

didahului tanda petik ( ‘ ). Misalnya ’45. Berikutadalah karakter-karakter yang dapat dimasukkanke dalam sel Excel.

a. Huruf : A, a, B, b, ….

b. Angka : 1, 2, 3, 4, ….

c. Simbol : !, @, #, $, ….

d. Spasi

2. Data Angka (Value)

Data angka yang dapat dimasukkan ke dalam selpada Microsoft Excel adalah sebagai berikut.

a. Bilangan bulat : 1001

b. Bilangan pecahan desimal : 0,35

c. Bilangan pecahan bulat : 18

d. Bilangan dengan notasi ilmiah: 10.2E +3 artinya: 0,2 × 103.

e. Bilangan negatif yang di awali tanda minus (-), misalnya – 12.

3. Data waktu (time)

Contoh data waktu adalah 07:30, 15 am

4. Data Tanggal (Date)

Format data tanggal yang dapat dimasukkan kedalam sel adalah sebagai berikut.

a. Feb 16, 2009

b. 2 / 16 / 2009

c. 16 – Feb – 2009

d. 16 – 02 – 2009


FORMAT DATA

Berikut ini merupakan Format jenis data yang terdapat pada Microsoft Excel yaitu.

1. General, Jenis data General berfungsi untuk pengisian data tanpa format khusus.

2. Number, Jenis data Number berfungsi untuk pengisian data angka yang mengikuti format tertentu, misalnya menggunakan pemisah angka ribuan atau jumlah angka yang ada dibelakang koma.

3. Currency, Jenis data Currency berfungsi untuk pengisian data angka yang diberi lambang mata uang negara.

4. Accounting, Jenis data Accounting berfungsi untuk pengisian data angka yang diberi lambing mata uang Negara.

5. Short Date, Jenis data Short Date berfungsi untuk penulisan tanggal dengan format pendek, misalnya 01/02/17.

6. Long Date, Jenis data Long Date berfungsi untuk penulisan tanggal secara lengkap.

7. Time, Jenis data Time berfungsi untuk pengisian data waktu.

8. Percentage, Jenis data Percentage digunakan untuk pengisian data dalam bentuk persentase (%).

9. Fraction, Jenis data Fraaction berfungsi untuk pengisian data decimal dalam bentuk pecahan, contohnya nilai (1,5) maka akan muncul menjadi angka (1 ½).

10. Scientific, Jenis data Scientific berfungsi untuk pengisian data untuk bidang ilmiah, misalnya angka (550000) maka akan ditampilkan sebagai (5.50E+05).

11. Text, Jenis data Text berfungsi untuk pengisian data dalam bentuk text.



ALAT PERAGA/MEDIA PEMBELAJARAN

1. Video Pembelajaran
2. LCD Proyektor : PC Server
3. Perangkat PC Siswa (Praktikum)
4. Internet


ASESMEN

1. Post Test


KESIMPULAN MATERI

Jenis data yang dapat dimasukkan ke dalam cell di sheet atau lembar kerja yaitu.

1. Data Teks (Label)

2. Data Angka (Value)

3. Data waktu (time)

4. Data Tanggal (Date)


Berikut ini merupakan Format jenis data yang terdapat pada Microsoft Excel yaitu.

1. General, Jenis data General berfungsi untuk pengisian data tanpa format khusus.

2. Number, Jenis data Number berfungsi untuk pengisian data angka yang mengikuti format tertentu, misalnya menggunakan pemisah angka ribuan atau jumlah angka yang ada dibelakang koma.

3. Currency, Jenis data Currency berfungsi untuk pengisian data angka yang diberi lambang mata uang negara.

4. Accounting, Jenis data Accounting berfungsi untuk pengisian data angka yang diberi lambing mata uang Negara.

5. Short Date, Jenis data Short Date berfungsi untuk penulisan tanggal dengan format pendek, misalnya 01/02/17.

6. Long Date, Jenis data Long Date berfungsi untuk penulisan tanggal secara lengkap.

7. Time, Jenis data Time berfungsi untuk pengisian data waktu.

8. Percentage, Jenis data Percentage digunakan untuk pengisian data dalam bentuk persentase (%).

9. Fraction, Jenis data Fraaction berfungsi untuk pengisian data decimal dalam bentuk pecahan, contohnya nilai (1,5) maka akan muncul menjadi angka (1 ½).

10. Scientific, Jenis data Scientific berfungsi untuk pengisian data untuk bidang ilmiah, misalnya angka (550000) maka akan ditampilkan sebagai (5.50E+05).

11. Text, Jenis data Text berfungsi untuk pengisian data dalam bentuk text.

Selasa, 22 September 2026

POST TEST INFORMATIKA

 

Identitas

 

 

 

Nama Guru

:

Pipit Safittri, S. Kom

Mata Pelajaran

:

Informatika/TIK

Hari/Tanggal

:

Selasa, 22 September 2026

Fase/Kelas

:

D/7A, 7C dan 7E

Judul Materi

:

Pengolahan Data

Pertemuan Ke-


:

8


Capaian Pembelajaran

:

Pada Akhir Fase D, peserta didik mampu mengidentifikasi tentang Data

Tujuan Pembelajaran

:

1.     Peserta didik dapat mengidentifikasi data.

Mindfull (Berkesadaran)

:

Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi data.

Meaningfull (Bermakna)

:

Peserta didik dapat mengidentifikasi data, interpretasi data dan analisis data

Joyfull (Menyenangkan)

 

Peserta didik dapat mengekpresikan pemahamannya secara mandiri, kreatif dan menyenangkan mengenai data. 


Alur Tujuan Pembelajaran

 

 

 

Mengetahui cara membuat Table Data (Fase Awal)

 

:

 

Pada tahap ini, peserta didik diarahkan untuk mengidentifikasi data.

Mencoba membuat Table Data (Fase Inti)

:

Peserta didik mulai dilatih untuk mengumpulkan data.

Tahap 3 : Kreasi Table Data

:

Tahap akhir menguji pemahaman peserta didik melalui pembuatan data berupa lembar kerja


MATERI

Data berasal dari bahasa latin yaitu datum = fakta. Pengertian data adalah keterangan yang benar dan nyata yang dapat dikumpulkan dan dijadikan dasar kajian (analisis atau kesimpulan). Data disimpan dalam bentuk yang dapat diproses oleh komputer seperti : teks, angka, gambar, grafis, suara (audio/video).

Ada 2 (dua) sifat utama dari data , yaitu :

·       Data  Kualitatif : Data yang mendeskripsikan suatu keadaan (misal: warna, opini).

·       Data  Kuantitatif : Data yang berbentuk angka (numerik) dan bisa dihitung (misal: nilai ujian, tinggi badan).

Data dapat direkam atau di-input, disimpan, dan ditampilkan. Beberapa contoh peralatan sehari-hari yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data, misalnya :

a.     Kamera

Kamera adalah perangkat optik yang berfungsi untuk menangkap, merekam, dan menyimpan gambar maupun video.

b.     CCTV

CCTV adalah singkatan dari Closed-Circuit Television (Televisi Sirkuit Tertutup). CCTV adalah kamera yang dipasang untuk merekam video. CCTV ini mengumpulkan data terus-menerus dan diam-diam disimpan.

c

1.1  Analisis Data

Apa yang Dimaksud dengan Analisis Data? Secara sederhana, analisis data adalah proses pengumpulan dan penyusunan data untuk menarik kesimpulan yang berguna dari data tersebut. Proses analisis data menggunakan penalaran yang runtut, masuk akal, dan logis. Tujuan utama dari analisis data ialah untuk menginterpretasi, yaitu menemukan makna dalam data sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat digunakan untuk mengambil keputusan yang tepat. Proses menganalisis data mencakup mencari pola, kesamaan, perbedaan, kecenderungan (tren), atau hubungan lainnya, serta memikirkan tentang makna dari pola-pola ini. Seseorang menggunakan data untuk menyoroti atau mengusulkan hubungan sebab-akibat dan memprediksi hasil. Menyimpulkan atau memprediksi berdasarkan data tidak selalu menghasilkan sesuatu yang akurat. Untuk mendapatkan kesimpulan yang akurat, data harus relevan (ada hubungannya) dan jumlahnya mencukupi. Contohnya, menggunakan data warna mata untuk menyimpulkan usia seseorang tidak relevan karena warna mata tidak ada hubungannya dengan usia seseorang. Contoh dari jumlah data yang tidak mencukupi ialah memprediksi hasil pemilu Indonesia yang penduduknya lebih dari 278 juta dengan hanya memilih beberapa orang saja.

 

1.2  Interpretasi Data

Apa yang dimaksud dengan Interpretasi Data? Interpretasi adalah memberikan kesan, pendapat, atau pandangan terhadap sesuatu. Interpretasi juga dapat berarti menafsirkan data sehingga data menjadi bermakna. Prosesnya ialah menganalisis, mempelajari hubungan antardata berdasarkan sudut pandang tertentu, dan menyimpulkan hubungan yang dipelajari. Misalnya, kamu diberi data buah kesukaan berikut. Apa interpretasi kamu?

  

1.3  Pentingnya Analisis Data

Mengapa Perlu Analisis Data? Menganalisis dan menginterpretasi data diperlukan untuk menyimpulkan atau mengambil keputusan. Kamu dapat mengambil kesimpulan dengan baik berdasarkan data. Misalnya, untuk menentukan pakaian hangat atau dingin, akan lebih akurat jika kamu mempunyai data temperatur ruangan daripada hanya dengan perasaan.

Kegiatan Apa yang akan Kamu Lakukan terkait Analisis Data? Kamu akan belajar untuk entry (merekam, menginput, memasukkan) data hasil pengamatan format yang dapat diproses oleh komputer. Proses ini dapat dilakukan secara manual atau memakai aplikasi lembar kerja. Kalau datanya banyak, tentunya lebih mudah jika memakai aplikasi lembar kerja. Selanjutnya, data tersebut kamu olah untuk mendapatkan beberapa besaran statistik, kemudian kamu analisis untuk menarik kesimpulan. Pada materi Analisis Data ini, kamu akan mempelajari bagaimana mengolah data menggunakan salah satu aplikasi lembar kerja. Selain memanfaatkan aplikasi komputer, kamu juga akan mempelajari pengolahan data menggunakan kertas dan alat tulis saja. Kamu akan menggunakan data sederhana seperti data kegemaran olahraga sebagai contoh data untuk pengolahan data dengan aplikasi lembar kerja.


ASESMEN

Post Test Informatika

KLIK GAMBAR BERIKUT INI UNTUK MENGERJAKAN POST TEST


KESIMPULAN MATERI

Data berasal dari bahasa latin yaitu datum = fakta. Pengertian data adalah keterangan yang benar dan nyata yang dapat dikumpulkan dan dijadikan dasar kajian (analisis atau kesimpulan). Data disimpan dalam bentuk yang dapat diproses oleh komputer seperti : teks, angka, gambar, grafis, suara (audio/video). Ada 2 (dua) sifat utama dari data , yaitu :

·       Data  Kualitatif : Data yang mendeskripsikan suatu keadaan (misal: warna, opini).

·       Data  Kuantitatif : Data yang berbentuk angka (numerik) dan bisa dihitung (misal: nilai ujian, tinggi badan).

Data dapat direkam atau di-input, disimpan, dan ditampilkan. Contoh alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah :

1. Kamera

2. CCTV

3. Smartwatch

Senin, 21 September 2026

POST TEST INFORMATIKA

 

Identitas

 

 

 

Nama Guru

:

Pipit Safittri, S. Kom

Mata Pelajaran

:

Informatika/TIK

Hari/Tanggal

:

Senin, 21 September 2026

Fase/Kelas

:

D/7B dan 7D

Judul Materi

:

Pengolahan Data

Pertemuan Ke-


:

8


Capaian Pembelajaran

:

Pada Akhir Fase D, peserta didik mampu mengidentifikasi tentang Data

Tujuan Pembelajaran

:

1.     Peserta didik dapat mengidentifikasi data.

Mindfull (Berkesadaran)

:

Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi data.

Meaningfull (Bermakna)

:

Peserta didik dapat mengidentifikasi data, interpretasi data dan analisis data

Joyfull (Menyenangkan)

 

Peserta didik dapat mengekpresikan pemahamannya secara mandiri, kreatif dan menyenangkan mengenai data. 


Alur Tujuan Pembelajaran

 

 

 

Mengetahui cara membuat Table Data (Fase Awal)

 

:

 

Pada tahap ini, peserta didik diarahkan untuk mengidentifikasi data.

Mencoba membuat Table Data (Fase Inti)

:

Peserta didik mulai dilatih untuk mengumpulkan data.

Tahap 3 : Kreasi Table Data

:

Tahap akhir menguji pemahaman peserta didik melalui pembuatan data berupa lembar kerja


MATERI

Data berasal dari bahasa latin yaitu datum = fakta. Pengertian data adalah keterangan yang benar dan nyata yang dapat dikumpulkan dan dijadikan dasar kajian (analisis atau kesimpulan). Data disimpan dalam bentuk yang dapat diproses oleh komputer seperti : teks, angka, gambar, grafis, suara (audio/video).

Ada 2 (dua) sifat utama dari data , yaitu :

·       Data  Kualitatif : Data yang mendeskripsikan suatu keadaan (misal: warna, opini).

·       Data  Kuantitatif : Data yang berbentuk angka (numerik) dan bisa dihitung (misal: nilai ujian, tinggi badan).

Data dapat direkam atau di-input, disimpan, dan ditampilkan. Beberapa contoh peralatan sehari-hari yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data, misalnya :

a.     Kamera

Kamera adalah perangkat optik yang berfungsi untuk menangkap, merekam, dan menyimpan gambar maupun video.

b.     CCTV

CCTV adalah singkatan dari Closed-Circuit Television (Televisi Sirkuit Tertutup). CCTV adalah kamera yang dipasang untuk merekam video. CCTV ini mengumpulkan data terus-menerus dan diam-diam disimpan.

c

1.1  Analisis Data

Apa yang Dimaksud dengan Analisis Data? Secara sederhana, analisis data adalah proses pengumpulan dan penyusunan data untuk menarik kesimpulan yang berguna dari data tersebut. Proses analisis data menggunakan penalaran yang runtut, masuk akal, dan logis. Tujuan utama dari analisis data ialah untuk menginterpretasi, yaitu menemukan makna dalam data sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat digunakan untuk mengambil keputusan yang tepat. Proses menganalisis data mencakup mencari pola, kesamaan, perbedaan, kecenderungan (tren), atau hubungan lainnya, serta memikirkan tentang makna dari pola-pola ini. Seseorang menggunakan data untuk menyoroti atau mengusulkan hubungan sebab-akibat dan memprediksi hasil. Menyimpulkan atau memprediksi berdasarkan data tidak selalu menghasilkan sesuatu yang akurat. Untuk mendapatkan kesimpulan yang akurat, data harus relevan (ada hubungannya) dan jumlahnya mencukupi. Contohnya, menggunakan data warna mata untuk menyimpulkan usia seseorang tidak relevan karena warna mata tidak ada hubungannya dengan usia seseorang. Contoh dari jumlah data yang tidak mencukupi ialah memprediksi hasil pemilu Indonesia yang penduduknya lebih dari 278 juta dengan hanya memilih beberapa orang saja.

 

1.2  Interpretasi Data

Apa yang dimaksud dengan Interpretasi Data? Interpretasi adalah memberikan kesan, pendapat, atau pandangan terhadap sesuatu. Interpretasi juga dapat berarti menafsirkan data sehingga data menjadi bermakna. Prosesnya ialah menganalisis, mempelajari hubungan antardata berdasarkan sudut pandang tertentu, dan menyimpulkan hubungan yang dipelajari. Misalnya, kamu diberi data buah kesukaan berikut. Apa interpretasi kamu?

  

1.3  Pentingnya Analisis Data

Mengapa Perlu Analisis Data? Menganalisis dan menginterpretasi data diperlukan untuk menyimpulkan atau mengambil keputusan. Kamu dapat mengambil kesimpulan dengan baik berdasarkan data. Misalnya, untuk menentukan pakaian hangat atau dingin, akan lebih akurat jika kamu mempunyai data temperatur ruangan daripada hanya dengan perasaan.

Kegiatan Apa yang akan Kamu Lakukan terkait Analisis Data? Kamu akan belajar untuk entry (merekam, menginput, memasukkan) data hasil pengamatan format yang dapat diproses oleh komputer. Proses ini dapat dilakukan secara manual atau memakai aplikasi lembar kerja. Kalau datanya banyak, tentunya lebih mudah jika memakai aplikasi lembar kerja. Selanjutnya, data tersebut kamu olah untuk mendapatkan beberapa besaran statistik, kemudian kamu analisis untuk menarik kesimpulan. Pada materi Analisis Data ini, kamu akan mempelajari bagaimana mengolah data menggunakan salah satu aplikasi lembar kerja. Selain memanfaatkan aplikasi komputer, kamu juga akan mempelajari pengolahan data menggunakan kertas dan alat tulis saja. Kamu akan menggunakan data sederhana seperti data kegemaran olahraga sebagai contoh data untuk pengolahan data dengan aplikasi lembar kerja.


ASESMEN

Tugas/Latihan Soal Essay

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan benar dan tepat!

KLIK UNTUK MENGERJAKAN POST TEST INFORMATIKA


KESIMPULAN MATERI

Data berasal dari bahasa latin yaitu datum = fakta. Pengertian data adalah keterangan yang benar dan nyata yang dapat dikumpulkan dan dijadikan dasar kajian (analisis atau kesimpulan). Data disimpan dalam bentuk yang dapat diproses oleh komputer seperti : teks, angka, gambar, grafis, suara (audio/video). Ada 2 (dua) sifat utama dari data , yaitu :

·       Data  Kualitatif : Data yang mendeskripsikan suatu keadaan (misal: warna, opini).

·       Data  Kuantitatif : Data yang berbentuk angka (numerik) dan bisa dihitung (misal: nilai ujian, tinggi badan).

Data dapat direkam atau di-input, disimpan, dan ditampilkan. Contoh alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah :

1. Kamera

2. CCTV

3. Smartwatch


KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN

1) Kompetensi yang Sudah Dikuasai dan yang Perlu Ditingkatkan

Kompetensi yang Sudah Dikuasai: Peserta didik secara umum telah menunjukkan disiplin dan tanggung jawab yang baik dalam mengikuti evaluasi akhir. Mereka mampu memanfaatkan platform digital/blog pembelajaran dengan baik untuk melaporkan kehadiran (presensi) secara mandiri setelah menyelesaikan post-test. Sebagian besar siswa dari kelas 7B, 7C, dan 7D sudah tanggap dalam berkomunikasi secara daring dengan guru.

Kompetensi yang Perlu Ditingkatkan: Kompetensi dalam hal manajemen waktu dan ketepatan waktu (time management) masih perlu ditingkatkan. Beberapa peserta didik terpantau melakukan presensi cukup larut malam atau mengakui adanya keterlambatan (misalnya presensi di atas pukul 20.00 WIB). Selain itu, literasi digital dalam hal ketelitian pengisian data/komentar perlu diperhatikan agar tidak terjadi duplikasi input (seperti kasus komentar yang dihapus atau melakukan presensi ganda).

2) Kesimpulan Tingkat Pemahaman Konsep, Hafalan, Analisis, hingga Evaluasi Materi Pelajaran

Pemahaman Konsep & Hafalan: Melalui instrumen post-test Informatika ini, tingkat hafalan siswa terhadap istilah dasar informatika dan pemahaman konsep awal (seperti perangkat keras, perangkat lunak, atau dasar berpikir komputasional) berada pada kategori Sangat Baik. Hal ini terlihat dari kesiapan mereka menyelesaikan ujian secara mandiri.

Analisis & Evaluasi: Pada tingkat kognitif yang lebih tinggi, kemampuan analisis siswa dalam memecahkan masalah logika informatika menunjukkan variasi yang cukup beragam. Berdasarkan hasil lembar jawaban post-test, sebagian besar siswa sudah mampu menganalisis fungsi teknologi, namun kemampuan mengevaluasi atau mendiagnosis studi kasus yang kompleks masih memerlukan bimbingan lebih lanjut serta latihan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS).

3) Pengamatan Selama Proses Pembelajaran Berlangsung di Kelas

Selama proses pembelajaran dan pelaksanaan post-test berlangsung, suasana kelas digital terpantau aktif dan kondusif. Peserta didik menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menyelesaikan tantangan ujian. Interaksi antara guru dan siswa terjalin secara hangat dan santun, yang terlihat dari cara siswa menyapa guru secara personal di kolom komentar (seperti penggunaan sapaan "hadirr ibuuu hhee", "hadirr miss", atau secara jujur meminta maaf saat terlambat). Meskipun pembelajaran dilakukan atau diakhiri di luar jam sekolah formal (mengingat linimasa komentar berada pada rentang sore hingga malam hari), komitmen belajar mandiri siswa tetap terjaga dengan baik.